LiteracyCloud adalah sebuah platform buku digital berkualitas untuk dibaca sang anak. Platform ini hadir buat menemani pembelajaran di rumah atau daring lebih menyenangkan serta berkualitas. LiteracyCloud adalah dikembangkan sang Room To Read bekerja sama dengan Google.org.
LiteracyCloud hadir di ketika sekolah meniadakan kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi covid-19. ad interim orang tua dan guru membutuhkan wahana untuk melanjutkan aktivitas literasi di tempat tinggal . pada pada platform itu ada lebih asal 200 kitab cerita digital yang telah dikembangkan dan dipilih untuk mendukung pengembangan literasi anak. LiteracyCloud.org diperkenalkan bertepatan menggunakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 kepada guru pada aktivitas pembinaan daring.
“Kami bekerja bersama pemerintah dan mitra-kawan pendidikan agar mampu menjangkau sekolah di seluruh daerah pada Indonesia. Melalui Literacy CLlud, kami ingin membuatkan buku-buku berkualitas dengan lebih banyak kepada guru, pendidik, orang tua serta tentu saja, anak-anak,” ujar CEO Room to Read.
koordinator Fungsi evaluasi Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan, Eko Warisdiono berkata kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi antara Pemerintah menggunakan pihak yg kompeten buat memanfaatkan fasilitas yg ada serta saling belajar. dia menambahkan, latihan ini bisa dimanfaatkan sang guru buat menelaah hal-hal baru.
“Kita perlu terus berinovasi buat membuatkan kemampuan siswa, terutama pada bidang literasi. Literacy Cloud, yg berupa perpustakaan digital, telah menambah perbendaharaan kita, menambah akses asal belajar,” ujar Eko dalam liputan tertulis.
Room to Read mengadakan pembinaan di DKI Jakarta menggunakan diikuti oleh 496 pengajar. Konsep senada dilakukan pula pada bulan Maret dengan mengadakan Seminar Nasional secara online yg melibatkan 200 pengajar berasal 97 kota di Indonesia. Selain itu, LiteracyCloud.org juga memberikan video-video pembelajaran buat membantu membentuk kegiatan membaca yg menyenangkan beserta anak.
dalam pelatihan online, para pengajar bergabung pada diskusi interaktif yg didukung menggunakan sesi demonstrasi, diskusi aktif, serta presentasi video. Para guru jua menerima pengetahuan dasar tentang buku bacaan serta cara membaca yg menarik. Selain itu, para pengajar juga mengembangkan pengalaman dan aktivitas membaca yg telah mereka jalankan. tidak ketinggalan, mereka juga melakukan praktik baca buku pada LiteracyCloud.org.
sebagai info, Room to Read bekerja buat mendukung literasi SD pada 16 negara global, termasuk Indonesia. Room to Read hadir pada Indonesia semenjak 2014 dengan membangun perpustakaan ramah anak, menyelenggarakan training buat guru, dan menyebarkan semangat literasi melalui aktivitas membaca yang menyenangkan.
Melalui LiteracyCloud, Room to Read membentuk lebih poly anak, guru, dan sekolah bisa menerima akses ke buku cerita berkualitas yang mendukung proses membaca dan belajar menggunakan cara yg baru serta inovatif.
Related Post : Perkembangan Teknologi IoT Harus Disertai dengan Cybersecurity