Sejarah Singkat

Universitas Medan Area berada di bawah Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim yang didirikan oleh Bapak Drs. H. Agus Salim Siregar dan Ibu Hj. Siti Mariani Harahap. Resmi menjalankan fungsinya sebagai perguruan tinggi setelah mendapat izin operasional dari Pemerintah pada tanggal 29 April 1983. Setelah para pendiri ini wafat, saat ini Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim dijalankan oleh para pengurus yang dipimpin oleh Dr. M. Erwin Siregar, MBA. Universitas Medan Area terus menerus mengemban amanah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anak-anak bangsa. Nama Universitas Medan Area diambil sebagai penghargaan atas perjuangan mempertahankan kemerdekaan oleh pejuang-pejuang 1945 di sekitar Kota Medan yang lebih dikenal dengan nama “Pejuang-pejuang Medan Area“. Saat ini, Universitas Medan Area dipimpin oleh Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc sebagai Rektor dan didampingi oleh para Wakil Rektor yang terdiri dari Dr. Ir. Siti Mardiana, M.Si (Wakil Rektor Bidang Akademik), Dr. Utary Maharany Barus, SH, M.Hum (Wakil Rektor Bidang Administrasi), Muazzul, SH, M.Hum (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), dan Dr. Ir. Zulhery Noer, MP (Wakil Rektor Bidang Kerjasama).
Pada Era Industri 4.0 dewasa ini, tuntutan masyarakat semakin bervariasi dan sangat dinamis sehingga mengharuskan Universitas Medan Area untuk selalu melakukan introspeksi diri dan berbenah sehingga siap untuk mengantisipasi perubahan zaman. Untuk menghadapi tantangan di masa mendatang yang begitu berat dan kompetitif, Universitas Medan Area di bawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim selalu bekerja keras dan berkomitmen untuk dapat menghasilkan karya-karya terbaik dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Secara umum penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Medan Area selalu berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, penelitian-penelitian yang bermanfaat, kajian-kajian ilmu pengetahuan, serta pengembangan dan pelestarian seni budaya, semuanya diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Sementara itu, hasil-hasil penelitian ditujukan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat, yang diimplementasikan melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat.
Banyak peran yang telah dilakukan Universitas Medan Area mulai dari kegiatan transfer pengetahuan (proses belajar mengajar), penelitian sampai kepada kegiatan-kegiatan pengabdian pada masyarakat. Data terakhir menyebutkan bahwa sekitar 25.000 alumnus yang berasal dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Medan Area (Ekonomi, Teknik, Hukum, Psikologi, Sosial Politik, Pertanian, Sains dan Teknologi, dan Pascasarjana) telah kembali ke tengah
masyarakat untuk melakukan tugas mulia baik selaku inisiator, motivator, organisator dan mediator pembangunan sebagai bentuk kontribusi dan partisipasinya dalam membangun bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.
Universitas Medan Area kini telah berusia 37 tahun, telah banyak keberhasilankeberhasilan yang dicapai melalui perjuangan panjang, atas prestasi yang diperoleh, semua pihak patut mensyukurinya. Salah satu prestasi yang sudah diraih oleh Universitas Medan Area adalah diperolehnya akreditasi “A” untuk beberapa program studi, yaitu : Program Studi Agribisnis baik strata 1 (S1) maupun strata 2 (S2), Program Studi Manajemen, Program Studi Administrasi Publik (S1), Program Studi Ilmu Komunikasi (S1). Keunggulan lainnya yang dimiliki Universitas Medan Area adalah meraih predikat kampus Sehat dari Kopertis Wilayah I Tahun 2015. Selanjutnya meraih peringkat Webometrics ke 54 Tingkat Nasional dan peringkat ke 2 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menduduki peringkat 2 untuk tingkat Sumatera Utara, 17 untuk tingkat nasional dan 303 untuk internasional pada UI Green Matric World Ranking. Selain itu Perpustakaan Universitas Medan Area telah mendapatkan Akreditasi “A” sejak tahun 2019 dari Perpustakaan Nasional. Dalam bidang penelitian, Universitas Medan Area masih berada pada klaster Madya dan diharapkan dalam waktu dekat sudah meraih klaster Utama. Universitas Medan Area juga memiliki kelebihan yaitu menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki “Asrama Mahasiswa” di Sumatera Utara. Fasilitas lain yang merupakan keunggulannya adalah tersedia lahan/kebun percobaan dengan tata kelola yang baik dan fasilitas yang memadai, termasuk masjid kampus yang megah.
Dalam melayani mahasiswa, saat ini Universitas Medan Area memiliki staf pengajar (Dosen) berjumlah 380 dosen dengan berbagai disiplin ilmu dan bergelar Doktor dan Profesor serta tenaga pengajar (Dosen) yang telah memiliki Sertifikasi Dosen (SERDOS). Sementara untuk tenaga administrasi, laboran, teknisi dan perpustakaan berjumlah 330 orang. Jumlah mahasiswa yang belajar di Universitas Medan Area saat ini mencapai 12.000 orang, mayoritas berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan sebagian lagi berasal dari luar Sumatera Utara.
Sejak tahun 2017, sesuai dengan potensi yang dimilikinya dan sebagai bentuk komitmenkepada masyarakat, serta posisi strategis Sumatera Utara sebagai provinsi penghasil utama untuk komoditas pertanian khususnya perkebunan, Universitas Medan Area telah mengajukan usulan pembukaan Prodi S3 Ilmu Pertanian. Tahun 2019 Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah memberi izin kepada Universitas Medan Area, sesuai SK No. 1030/KPT/I/2019. Kehadiran Program Doktor Ilmu Pertanian yang merupakan program Doktoral Pertanian satu-satunya PTS di luar Jawa, diharapkan mampu melahirkan lulusan yang berkomitmen dan memiliki kompetensi dalam membangun pertanian Indonesia, khususnya perkebunan.