Untuk pengembangan sumber daya manusia, Universitas Medan Area (UMA) menawarkan 4 pendidikan magister. Keempat program pascasarjana itu antara lain, Magister Administrasi Publik (MAP), Magister Psikologi, Magister Agribisnis dan Magister Ilmu Hukum.

Direktur Program Pascasarjana UMA Drs Heri Kusmanto MA kepada wartawan di kampus Jl Sei Serayu Medan, Senin [25/7]. “UMA eksis dan berkiprah di bidang pendidikan tinggi kini dituntut untuk senantiasa menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi sesuai tuntutan perubahan zaman,” katanya.

Dia menyebutkan globalisasi mengisyaratkan ancaman bagi seseorang yang tidak mempersiapkan manajemen sumberdaya manusia berkualitas akan mengakibatkan meningkatnya persaingan di segala sektor kehidupan. Seperti program pascasarjana Magister Administrasi Publik di era desentralisasi dalam struktur pemerintah sekarang ini membutuhkan tenaga yang handal dalam mengelola otonomi daerah sangat perlu, mengingat kalangan pemerintah dalam negara dunia ketiga memiliki peran yang sangat menentukan dalam memajukan bangsa.

Program ini lanjutnya, dirancang khusus mempersiapkan tenaga pimpinan manajemen tingkat menengah, analisis kebijakan sektor publik. Pendekatan multidisipliner dirancang dalam program ini, karena masalah di sektor publik tidak dapat lagi dipandang hanya sebagai masalah politik atau administrasi.

Tapi juga masalah ekonomi, sosial budaya dan sebagainya. Oleh karenanya, peserta program ini akan dididik melalui kurikulum metode dari berbagai bidang studi antara lain, manajemen, ilmu politik, studi kebijakan, statistik.
Peserta program magister psikologi diharapkan mampu menganalisis berbagai permasalahan psikologis yang ada pada dunia kerja, mampu membentuk budaya kerja perusahaan sehingga dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif serta mampu membuat sistem organisasi pengembangan dan evaluasi karyawan.

Program studi Magister Psikologi setiap tahunnya melakukan kunjungan ke sekolah pascasarjana Magister Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) dan kegiatan seminar di kampus yang berguna untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan para mahasiswa.

Sementara itu program pascasarjana Magister Agribisnis berupaya mendidik mahasiswa agar mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan di bidang agribisnis melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah menjunjung tinggi kejujuran, keterbukaan dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

Selain itu program ini ditujukan untuk mengembangkan kinerja profesional di bidang agribisnis yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, tinjauan yang komprehensif dan keterpaduan pemecahan masalah serta keterkaitan dengan bidang-bidang lainnya.

Sedangkan program Magister Ilmu Hukum dilandasi atas kebutuhan masyarakat dalam menghadapi peningkatan volume transaksi bisnis nasional maupun internasional dalam era global, khususnya di Sumatera Utara yang merupakan gerbang terdepan dalam aktivitas bisnis internasional dan perubahan ketatanegaraan Indonsia seiring dengan perubahan konstitusi (amandeman UUD RI ).

Peningkatan aktivitas bisnis membutuhkan tenaga ahli bidang ilmu hukum untuk menangani persoalan transaksi bisnis, kejahatan bisnis, arbitrase, mediasi, legal opinion dan berbagai persoalan hukum yang dilakukan melalui pendidikan modern, terpadu, terarah dan terencana