Kebiasaan new normal yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 waktu ini membuat poly pihak memakai teknologi daring. Hal ini pun menjadi peluang bagi perusahaan teknologi raksasa Google buat mengajak Kominfo serta pemda Jawa Tengah buat memanfaatkan Google Cloud sebagai galat satu teknologi penyimpanan data.Customer Solution Consultant Google Indonesia Franky Syabandriawan berkata, bahwa teknologi hybrid yg muncul pasca pandemi COVID-19 pada Indonesia sebagai peluang Google buat mengajak pemda untuk memanfaatkan teknologi teranyar asal perusahaan.
“Kami melihat bahwa musim buat kerja hybrid menggunakan teknologi menjadi wahana buat mereka lebih produktif itu konkret adanya,” ungkap Franky dalam program pembinaan cloud computing pada Balai Kota Solo, Senin (27/6/2022).
Franky lalu menargetkan setidaknya 10 kota metropolitan pada Indonesia mampu dijangkau, serta memakai Google menjadi salah satu pendukung peningkatan kerja di pemerintahan. Hal ini dilakukan melalui pemanfaatan produk Google mirip Gmail Office Productivity, sebagai peluang bagi pekerja buat menggali kemampuan mereka di luar pekerjaan yang terdapat.
Sementara Sales & Marketing Manager PT EBConnection Yesaya Yulius berkata, bahwa buat menambah wawasan dan edukasi bagi ASN pada lingkungan pemerintahan wilayah, Google lalu gencar melakukan pelatihan Google Cloud pada berbagai wilayah. galat satunya, merupakan pada Kota Solo.
pelatihan ini pun diikuti oleh 20 pejabat yg menangani bidang teknologi dan informatika dan penyelenggaraan e-government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dari Kabupaten/Kota pada Jawa Tengah, dengan tujuan memberikan wawasan baru bagi peserta menjadi pelaksana pelayanan publik pada bidang teknologi cloud computing.
“pembinaan ini artinya yang akan terjadi kolaborasi PT Google Cloud Indonesia dan PT EBConnection Indonesia, selaku partner Google Cloud. training juga digelar sesuai menggunakan amanat Instruksi Presiden Republik Indonesia angka 3 Tahun 2003 wacana Kebijakan dan strategi Nasional Pengembangan E-Government,” jelas Yesaya.
Yesaya kemudian menambahkan bahwa hingga saat ini, baru terdapat beberapa pemda (Pemerintah Daerah) yg telah menerapkan teknologi cloud computing pada pelayanannya, antara lain artinya Bandung serta Bali. Pengadopsian cloud computing buat pemerintah sendiri menurut Yesaya, memang memerlukan perencanaan yg matang.
“Solusi teknologi cloud computing milik Google Cloud akan memungkinkan pemerintah untuk fokus dalam berinovasi serta menyebarkan produk-produk digital untuk meningkatkan kecepatan, dan mempermudah proses pelayanan pada rakyat, alih-alih menghabiskan banyak asal daya buat mengadakan serta menjaga infrastruktur TI,” pungkas Yesaya.
Related Post : Pemerintahan Berbasis Digital, Pemerintah Tengah Menyiapkan Pembangunan 4 Data Center