Ramsay Sime Darby (RSD) Health Indonesia secara resmi menjalin kolaborasi dengan GE Healthcare buat melakukan transformasi digital pada sistem radiologi yang terintegrasi dengan fitur teknologi terkini.

Vice President Information Technology RSD Health Indonesia Benedict Sulaiman berkata, bahwa RS Premier yg merupakan fasilitas kesehatan di bawah naungan RSD Health Indonesia telah menerapkan sistem PACS (Picture Archiving and Communication System) berasal GE sejak 2014.

GE Healthcare kini sudah melakukan penemuan pengembangan baru yg memungkinkan sistem PACS buat tak hanya sebagai solusi pengarsipan data pasien serta platform komunikasi berbasis web, tetapi juga terintegrasi dan dilengkapi pula dengan visualisasi. Selain itu, sistem ini pula terhubung dengan sistem penyimpanan komputasi awan atau cloud computing.

“inovasi dan transformasi digital ialah galat satu goal kami, RSD Health Indonesia buat bisa menaikkan kualitas layanan dan bisa membuka peluang-peluang kolaborasi baru dengan para mitra penyedia layanan kesehatan lainnya,” kata Benedict pada rilis resminya, melansir dari bisnis.com, Jumat (24/6/2022).

Lebih lanjut, Benedict mengungkapkan bahwa proses implementasi sistem PACS yang baru sudah mengadopsi teknologi cloud computing. Hal ini lalu memungkinkan tempat tinggal sakit perseroan buat dapat saling mendukung serta berkomunikasi pada menyampaikan layanan terbaik bagi pasien.

Selain itu, kesempatan juga terbuka bagi rumah Sakit RSD Health Indonesia untuk bisa memberikan layanan terhadap faskes lainnya yang masih membutuhkan bantuan pada pembacaan radiologi.

“GE dalam komitmennya mendukung transformasi digital ini, menyediakan sistem PACS yg dilengkapi menggunakan software EDL [Edison Datalogue Connect],” ungkap Benedict.

ad interim Chief Operating Officer Healthcare Digital GE, Nalinikanth Gollagunta menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen buat terus mendukung transformasi digital radiologi di RSD Health, khususnya dalam implementasi PACS serta EDL baru-baru ini, menggunakan cloud computing menggunakan estimasi total ketika yg diharapkan setidaknya 6-8 bulan ke depan.

Benedict kemudian menyampaikan bahwa dengan adanya EDL, ke depannya RSD Health akan membuka peluang buat PACS dapat dilihat oleh para dokter seorang ahli secara remote, bahkan dimungkinkan buat dapat diintegrasikan menggunakan mobile application pasien.

Related Post : Interaksi Digital Semakin Meningkat, Lindungi Keamanan Data dengan Teknologi Big Data