Hyundai hadirkan inovasi berbasis internet of things (IoT) pada salah satu produk mobilnya, Hyundai Creta yang bisa mendeteksi aksi pencurian. penemuan berbasis IoT ini dihadirkan melalui fitur Hyundai Bluelink.
“Memanfaatkan IoT, ada fitur stolen vehicle tracking dan stolen vehicle immobilization menjadi upaya buat mendeteksi aksi pencurian. Fitur ini bekerja dengan mengirimkan notifikasi ke smartphone secara otomatis ketika pelanggan menghubungi call center,” istilah COO Hyundai Motor Asia Pasifik, Lee Kang Hyun dalam webinar Selular Congress 2022.
Lee menjelaskan, Hyundai Bluelink memastikan pemilik kendaraan beroda empat mampu mengakses penuh fitur-fitur krusial bagi penggunanya. Fitur penting tadi antara lain seperti mengetahui kondisi terbaru tunggangan, menghidupkan serta mematikan mesin, hingga mengatur suhu dalam kabin mobil.
penemuan ini pula bisa mengunci dan membuka pintu, menyalakan klakson kendaraan beroda empat, menyalakan dan mematikan lampu, bahkan menemukan di mana mobil terparkir Hyundai Bluelink kemudian memudahkan pemilik kendaraan beroda empat Hyundai buat bisa memakai kendaraan mereka.
Hyundai sendiri telah melakukan akuisisi terhadap Boston Dynamics, menjadi langkah besar perusahaan buat dapat berbagi transformasi strategis sebagai Smart Mobility Solution Provider bagi pelanggan.
“Guna mendorong transformasi ini, Hyundai telah berinvestasi pada pengembangan teknologi masa depan, termasuk autonomous driving, artificial intelligence (AI), Urban Air Mobility (UAM), pabrik pintar, serta jua robotik,” celoteh Lee.
Lee lalu jua menjelaskan bahwa robot sintesis Hyundai berdasarkan pada robot berkaki empat buatan Boston Dynamics, Spot, yg memanfaatkan teknologi AI. Selain itu, terdapat pula navigasi otonom, teknologi teleoperasi, serta muatan komputasi (AI Processing) yg dikembangkan sang tim Robotics Lab of Hyundai Motor class.
Robot yg diproduksi Hyundai tadi, Lee berkata, dipergunakan buat memastikan keamanan berasal lokasi industri dan telah dimanfaatkan oleh pabrik KIA di Korea Selatan. Lee pun memaparkan bahwa Hyundai telah membentuk pabrik pada Cikarang, pabrik baterai pada Karawang, dan menciptakan jaringan di Indonesia.
“Langkah ini dilakukan buat menghasilkan mobil pada pasar domestik serta ekspor, dan membantu memastikan pasokan baterai EV menggunakan harga yg kompetitif buat EV berbasis baterai pada masa mendatang,” tutup Lee.
Related Post : Platform Buku Digital Anak Dengan Literacy Cloud