Sesudah lulus kuliah S1, umumnya orang akan memutuskan untuk segera bekerja. Namun, jangan puas dulu, pendidikanmu tidak berhenti sampai di situ. Meski sudah bekerja, kamu bisa melanjutkan kuliah S2 untuk masa depan yang lebih baik.

Mungkin, bekerja sekaligus kuliah S2 akan terasa sangat membebani. Apalagi jika kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak. Namun, meskipun agak sulit, bukan berarti kuliah S2 sambil bekerja adalah hal yang tidak mungkin.

Jika kamu belum yakin dan takut kesulitan menjalani hidupmu dengan memiliki prioritas yang terbagi pada pekerjaan dan pendiddikan, berikut beberapa tips melanjutkan kuliah S2 sambil bekerja yang bisa meringankan bebanmu!

1. Ambil kelas online atau kelas malam untuk karyawan

Kuliah S2 banyak memiliki program yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan waktu pesertanya. Ada, lho, kelas online atau kelas malam yang kebanyakan diikuti oleh karyawan. Kelas-kelas seperti ini biasanya mampu menawarkan fleksibilitas lebih dari jenis kelas regular.

Apalagi jika pekerjaanmu merupakan tipe yang strict dan tidak memiliki waktu fleksibel, maka jenis-jenis kelas ini sangat cocok untuk kamu ikuti. Jadi, jangan takut ambil S2 karena masalah waktu, sebab kini sudah banyak, kok, kampus yang menerapkan fleksibilitas untuk memudahkan pesertanya.

2. Bicarakan dengan atasan

Sebelum memutuskan untuk mendaftar dan masuk kuliah pascasarjana, ada baiknya kamu mendiskusikan hal ini dengan atasanmu. Kamu dapat mendiskusikan masalah jurusan yang akan diambil dan apa kontribusi profesional yang nantinya bisa kamu berikan untuk perusahaan dengan mengambil bidang tersebut.

Coba tanyakan dan dengarkan nasihat dari atasan mengenai bidang yang cocok dan dapat berkontribusi besar untuk kariermu. Kamu juga akan terkejut pada kenyataan bahwa atasanmu mungkin memberikan semangat dan dukungan agar kamu berani menempuh jalur pascasarjana ini.

3. Buat rencana manajemen waktu

Mungkin kini kamu telah jauh lebih baik dalam mengatur waktu dibanding waktu kuliah dulu. Namun, terkadang masa transisi untuk menyesuaikan jadwal kerja dan kuliah akan cukup berat. Jadi, rencana manajemen waktu akan sangat membantumu untuk terbebas dari masa-masa rawan stres.

Gambarkan kapan waktu kamu harus bekerja, pergi ke kampus, belajar, dan juga istirahat. Ketahui kapan-kapan saja waktu kamu bisa melakukan hal-hal tersebut tanpa bentrok. Agar lebih lihai dalam mengatur waktu, kamu perlu mengetahui tips manajemen waktu yang tepat.

4. Manfaatkan sela-sela waktu 

Memang seharusnya waktu belajar sudah masuk ke dalam jadwal manajemen waktu yang telah kamu rencanakan sebelumnya. Namun, tidak ada salahnya untuk menambah waktu belajar dengan memanfaatkan sela-sela waktu senggang. Misalnya, dengan memanfaatkan sedikit waktu setelah istirahat makan siang.

Hal ini benar-benar dapat membantu mengurangi beban belajar dan beban tugas kuliahmu pada akhir hari atau akhir minggu. Kamu juga bisa memanfaatkan waktu dengan datang ke kantor sejam lebih cepat dan pulang sejam lebih cepat dari jam biasanya sehingga tidak terlalu terburu-buru untuk kuliah.

5. Pastikan kamu sangat tertarik dengan bidang yang dipelajari

Jika kamu berencana untuk mengambil pascasarjana sambil bekerja, satu yang harus kamu perhatikan adalah passion-mu dalam bidang yang akan dipelajari tersebut. Ketika mengambil S2, program tersebut akan lebih fokus pada satu bidang spesialisasi. Jadi, jika bidang tersebut tidak benar-benar tertarik bagimu, ini akan menyulitkanmu nantinya,

Oleh sebab itu, sebaiknya ambil jurusan yang benar-benar kamu minati dan memiliki passion di dalamnya agar memudahkan kehidupanmu yang perlu terbagi antara bekerja dan kuliah. Selain itu, memelajari hal yang sesuai passion juga lebih bagus dalam pengembangan kariermu nantinya.

Sumber : https://www.ekrut.com/media/kuliah-s2