Kita semua pasti pernah merasakan penderitaan meminum es kopi dengan sedotan kertas yang mendadak berubah jadi bubur sebelum minumannya habis. Rasanya menyebalkan, tapi kita rela demi bumi. Namun, kejengkelan ini berubah menjadi kemarahan ketika kita tahu bahwa di saat yang sama, korporasi besar penyedia kopi tersebut masih menyumbang ribuan ton limbah plastik ke laut setiap harinya. Ini adalah ketimpangan nyata antara pengorbanan konsumen kecil dan komitmen korporasi. Mengganti sedotan kertas hanyalah langkah kecil di permukaan. Aksi nyata yang sesungguhnya adalah ketika perusahaan berani merombak total sistem distribusi dan rantai pasok mereka agar benar benar minim limbah.
Sedotan Kertas yang Bubur vs Komitmen Perusahaan yang Luntur