Akibat langsung dari fenomena tersebut adalah pasokan mata uang dolar di pasar keuangan dalam negeri kita menjadi sangat berkurang drastis, sementara tingkat permintaannya selalu tetap tinggi atau bahkan terus meningkat pesat seiring berjalannya waktu. Berdasarkan hukum ekonomi dasar yang mengatur konsep penawaran dan permintaan secara universal, kelangkaan pasokan dolar ini secara otomatis akan mendongkrak harga jualnya, yang pada gilirannya menekan dan membuat nilai tukar rupiah kita menjadi melemah secara signifikan.
Selain faktor eksternal dari Amerika tersebut, kita juga harus berani melihat kondisi ke dalam negeri. Neraca perdagangan nasional kita memainkan peranan yang teramat sangat krusial. Jika negara kita tercinta ini lebih banyak mengimpor berbagai jenis barang dari luar negeri daripada mengekspor hasil bumi atau produk industri, kita pasti membutuhkan lebih banyak dolar untuk membayar tagihan barang impor tersebut. Tingginya permintaan terhadap dolar untuk keperluan impor memberikan tekanan tambahan.
Oleh karena itu, kita semua wajib untuk selalu bersiap diri dalam menjaga stabilitas ekonomi negara kita ini dengan sangat baik.