Rangka penguatan kompetensi akademik, penelitian, serta pengayaan wawasan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Medan Area, maka dipandang perlu dilaksanakan kegiatan Widyakarya Internasional di Kuala Lumpur dan Selangor, Malaysia. Pada hari Minggu – Rabu, tanggal 28 September s.d. 01 Oktober 2025, telah dilaksanakan kegiatan Widyakarya Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik UMA di Kuala Lumpur – Selangor, Malaysia, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

Peserta:

Mahasiswa aktif Semester III Program Studi MAP UMA, didampingi oleh dosen:
  1. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.AP
  2. Dr. Audia Junita, S.Sos., M.Si
  3. Dr. Syafruddin Ritonga, M.AP
  4. Dr. Beby Masitho Batubara, S.Sos., M.AP
  5. Beltahmamero Simamora, S.IP., MPA

Rangkaian Kegiatan Widyakarya

  1. Mini Riset Smart City di DBKL Kegiatan utama berupa mini riset terkait implementasi Smart City yang dilaksanakan di Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL). Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan langsung mengenai strategi pengembangan kota cerdas (smart city) Kuala Lumpur serta tantangan dalam tata kelola pemerintahan perkotaan modern.
  2. Kunjungan ke Dewan Negeri Selangor Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel di Dewan Negeri Selangor yang membahas tata kelola pemerintahan, kebijakan perundangan, kehakiman, serta eksekutif. Dalam kunjungan ini, rombongan disambut oleh:
    • Y.B Tuan Mohd Kamri bin Kamaruddin, Timbalan Speaker Dewan Negeri Selangor sekaligus Ahli Dewan Negeri Kawasan Bukit Antarabangsa (N19).
    • Y.B Tuan Lau Weng San, Speaker Dewan Negeri Selangor.
  3. Diskusi Perencanaan Bandaraya Selain itu, mahasiswa dan dosen pendamping juga berdiskusi dengan pejabat perencanaan pembangunan kota, yakni:
    • Mohd Yushanizar bin Md Yusoff, Abatan Perancangan Bandaraya.
    • Nurulhalina binti Jalaludin, Timbalan Pengarah Kanan J14.
Kegiatan Widyakarya ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami praktik nyata tata kelola pemerintahan dan pembangunan perkotaan di tingkat internasional, khususnya konsep Smart City yang relevan dengan perkembangan kebijakan publik di Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, Prodi MAP UMA semakin meneguhkan komitmennya dalam mencetak magister administrasi publik yang adaptif, visioner, dan berwawasan global, sekaligus membuka ruang jejaring akademik dan praktis antara Indonesia dengan Malaysia. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik UMA memperoleh wawasan komprehensif mengenai tata kelola pemerintahan dan pengembangan Smart City di Malaysia Berita Terkait : Pascasarjana Universitas Medan Area (UMA) menggelar acara penyambutan mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026