Algoritma media sosial sering kali memiliki celah yang dieksploitasi oleh sindikat kejahatan untuk mempromosikan situs judi online berkedok game atau menawarkan zat terlarang melalui kode-kode visual. Anak-anak yang sedang mencari hiburan rentan terjebak dalam pusaran kriminalitas ini, yang bisa menghancurkan masa depan ekonomi keluarga. Membatasi eksistensi anak di platform tersebut berarti menutup salah satu jalur distribusi paling agresif dan sulit dilacak bagi mafia kejahatan siber yang menargetkan kelompok usia muda yang masih sangat polos.