Platform media sosial sengaja dirancang menggunakan ilmu psikologi perilaku untuk menciptakan ketergantungan. Fitur infinite scroll, auto-play, dan notifikasi tanpa henti memanipulasi pelepasan dopamin di otak, membuat anak-anak kesulitan meletakkan gawai mereka. Adiksi ini merusak rentang perhatian dan kontrol impuls mereka. Meminta anak-anak untuk melawan algoritma bernilai miliaran dolar yang dirancang oleh para jenius teknologi adalah pertarungan yang tidak adil. Oleh karena itu, larangan mutlak dianggap sebagai satu-satunya intervensi yang efektif untuk memutus rantai kecanduan digital di usia dini.