Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-7 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) yang diadakan di Bandung pada 1–3 Agustus 2025. Tema acara ini adalah “Transformasi Perguruan Tinggi Swasta Berdampak untuk Indonesia Emas” dan berlangsung di Auditorium Lantai 17 Smart Building Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung.

Dalam acara tersebut, Prof. Dadan berinteraksi dengan berbagai tokoh penting di dunia pendidikan tinggi, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Ia juga bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Pratikno.

Dalam pemaparannya, Menko Pratikno mengungkapkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja nasional untuk mendukung proyek hilirisasi, yang mencakup 800 ribu insinyur energi terbarukan, 600 ribu spesialis teknologi finansial, 500 ribu insinyur lingkungan, dan 700 ribu tenaga ahli transformasi digital.

Sementara itu, Menteri Brian menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi swasta untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Rektor Unikom, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengucapkan terima kasih kepada berbagai pimpinan perguruan tinggi swasta yang berpartisipasi dalam acara ini.

Prof. Dadan juga berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Dikti Saintek RI, Prof. Dr. Khairul Munadi.

Dalam kesempatan Munas ini, Universitas Medan Area menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sains Indonesia sebagai bentuk komitmen kerja sama antar perguruan tinggi swasta.

Munas Aptisi VII dihadiri oleh lebih dari 750 peserta yang mewakili perguruan tinggi swasta dari 36 provinsi di Indonesia, dengan Universitas Medan Area menjadi perwakilan dari Sumatera Utara dalam forum strategis ini.